Skip to content
Nesaba Techno
Menu
  • Home
  • Blog
  • Pembuatan Web
    • Toko Online
    • Landing Page
    • Website Bisnis
    • Sistem Informasi
  • Pembuatan Aplikasi
  • Digital Marketing
    • Google Ads
    • Facebook Ads
    • Instagram Ads
    • Manajemen Instagram
  • Course
  • Portofolio
  • Profil
    • Tentang
    • Karir
    • Intership
  • Kontak
Menu

Rekor 592 Km/Liter ITS: 7 Fakta di Balik Mobil Super Irit dan Uji Coba Terbaru

Posted on November 29, 2025November 29, 2025 by Nesaba Techno

Mobil super irit bahan bakar selalu menjadi impian banyak orang, terutama di tengah isu lingkungan dan harga bahan bakar yang fluktuatif. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali membuktikan diri sebagai pelopor inovasi di bidang otomotif dengan mencatatkan rekor yang fantastis: 592 km/liter. Rekor ini bukan sekadar angka, tetapi sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmen ITS dalam mengembangkan teknologi ramah lingkungan dan efisien. Artikel ini akan membahas tujuh fakta menarik di balik rekor tersebut, serta bagaimana ITS membuktikan bahwa mobil bisa super hemat melalui uji coba terbaru. Ilustrasi mobil hemat energi ITS dengan desain aerodinamis melaju di jalan raya dengan latar belakang perkotaan yang futuristik.

Daftar Isi

Toggle
  • Mengapa Rekor 592 Km/Liter ITS Begitu Signifikan?
  • Sejarah Panjang Inovasi Mobil Hemat Energi di ITS
    • Kompetisi Mobil Hemat Energi: Ajang Pembuktian Inovasi ITS
  • Fakta 1: Tim ITS Menggunakan Mobil Generasi Terbaru
    • Penyempurnaan Desain untuk Efisiensi Maksimal
  • Fakta 2: Teknologi Mesin yang Sangat Efisien
    • Injeksi Bahan Bakar Langsung dan Sistem Pembakaran Efisien
  • Fakta 3: Material Ringan untuk Mengurangi Bobot Kendaraan
    • Serat Karbon dan Aluminium: Pilihan Material Cerdas
  • Fakta 4: Uji Coba yang Ketat dan Terukur
    • Pengukuran Konsumsi Bahan Bakar yang Akurat
  • Fakta 5: Strategi Mengemudi yang Cerdas
    • Menjaga Kecepatan Konstan dan Memanfaatkan Momentum
  • Fakta 6: Dukungan Penuh dari ITS dan Mitra Industri
    • Kolaborasi yang Erat untuk Inovasi Berkelanjutan
  • Fakta 7: Inspirasi untuk Masa Depan Transportasi Berkelanjutan
  • FAQ: Pertanyaan Umum tentang Rekor 592 Km/Liter ITS
  • Kesimpulan

Mengapa Rekor 592 Km/Liter ITS Begitu Signifikan?

Rekor 592 km/liter yang diraih oleh tim mobil hemat energi ITS sangat signifikan karena beberapa alasan. Pertama, angka ini jauh melampaui efisiensi bahan bakar mobil konvensional yang beredar di pasaran. Bayangkan, dengan satu liter bensin, mobil ITS bisa menempuh jarak dari Surabaya ke Solo lebih dari dua kali! Kedua, pencapaian ini menunjukkan potensi besar teknologi hemat energi dalam mengurangi emisi gas buang dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. ITS telah membuktikan bahwa mobil dengan efisiensi ekstrem bukanlah sekadar impian, melainkan sesuatu yang bisa diwujudkan melalui inovasi dan kerja keras. Ketiga, rekor ini menjadi inspirasi bagi para peneliti dan pengembang otomotif lainnya untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi transportasi yang lebih berkelanjutan. Rekor 592 Km/Liter ITS bukan sekadar angka, tetapi sebuah bukti nyata bahwa teknologi hemat energi memiliki masa depan yang cerah.

Sejarah Panjang Inovasi Mobil Hemat Energi di ITS

ITS memiliki sejarah panjang dalam pengembangan mobil hemat energi. Sejak beberapa tahun lalu, tim-tim mahasiswa ITS telah aktif mengikuti kompetisi mobil hemat energi baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui ajang-ajang tersebut, mereka terus belajar, bereksperimen, dan mengembangkan teknologi-teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Dedikasi dan kerja keras mereka telah membuahkan hasil yang membanggakan, dengan berbagai penghargaan dan rekor yang berhasil diraih. Pengembangan mobil hemat energi di ITS bukan hanya tentang menciptakan kendaraan yang irit bahan bakar, tetapi juga tentang melatih mahasiswa untuk menjadi inovator dan pemimpin di bidang teknologi otomotif. Inovasi yang berkelanjutan dan semangat untuk terus berprestasi adalah kunci keberhasilan ITS dalam mencatatkan rekor 592 Km/Liter.

Kompetisi Mobil Hemat Energi: Ajang Pembuktian Inovasi ITS

Kompetisi mobil hemat energi menjadi ajang penting bagi ITS untuk menguji dan memvalidasi inovasi-inovasi yang telah mereka kembangkan. Dalam kompetisi ini, tim-tim mahasiswa ditantang untuk merancang dan membuat mobil yang mampu menempuh jarak sejauh mungkin dengan jumlah bahan bakar yang minimal. Melalui kompetisi ini, ITS dapat membandingkan performa mobil mereka dengan tim-tim lain dari berbagai universitas, serta mendapatkan umpan balik yang berharga untuk terus meningkatkan desain dan teknologi mobil mereka. Keikutsertaan aktif dalam kompetisi mobil hemat energi telah menjadi salah satu faktor kunci dalam keberhasilan ITS mencatatkan rekor 592 Km/Liter. Semangat kompetisi dan keinginan untuk menjadi yang terbaik memacu tim ITS untuk terus berinovasi dan melampaui batasan-batasan yang ada.

BACA   Panduan Lengkap untuk Download Live Messenger dan Memulai Percakapan Langsung

Fakta 1: Tim ITS Menggunakan Mobil Generasi Terbaru

Mobil yang digunakan untuk mencatatkan rekor 592 km/liter adalah mobil generasi terbaru yang telah mengalami berbagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Tim ITS terus melakukan riset dan pengembangan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, mengurangi bobot kendaraan, dan mengoptimalkan aerodinamika. Mobil generasi terbaru ini dilengkapi dengan teknologi-teknologi canggih yang memungkinkan penghematan bahan bakar yang signifikan. Setiap detail, mulai dari desain bodi hingga pemilihan komponen mesin, telah diperhitungkan dengan cermat untuk mencapai efisiensi yang optimal. Penggunaan mobil generasi terbaru adalah salah satu faktor utama yang memungkinkan ITS mencatatkan rekor 592 Km/Liter.

Penyempurnaan Desain untuk Efisiensi Maksimal

Desain mobil generasi terbaru ITS telah mengalami penyempurnaan yang signifikan untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika dan mengurangi hambatan udara. Bentuk bodi mobil dirancang sedemikian rupa sehingga meminimalkan gesekan dengan udara, sehingga mengurangi energi yang dibutuhkan untuk bergerak. Selain itu, tim ITS juga memperhatikan detail-detail kecil seperti penutup roda dan spoiler untuk mengoptimalkan aliran udara di sekitar mobil. Penyempurnaan desain yang cermat ini telah memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan efisiensi bahan bakar mobil ITS. Bentuk yang aerodinamis memungkinkan mobil melaju dengan lebih mudah dan menggunakan lebih sedikit energi untuk melawan hambatan udara.

Fakta 2: Teknologi Mesin yang Sangat Efisien

Selain desain yang aerodinamis, teknologi mesin yang digunakan oleh tim ITS juga sangat efisien. Mesin mobil dirancang khusus untuk menghasilkan tenaga yang optimal dengan konsumsi bahan bakar yang minimal. Tim ITS menggunakan berbagai teknologi canggih seperti injeksi bahan bakar langsung, sistem pembakaran yang efisien, dan material yang ringan untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan efisiensi mesin. Teknologi mesin yang sangat efisien ini memungkinkan mobil ITS untuk menempuh jarak yang sangat jauh dengan jumlah bahan bakar yang sangat sedikit. Inovasi di bidang mesin adalah salah satu kunci utama dalam pencapaian rekor 592 Km/Liter.

Injeksi Bahan Bakar Langsung dan Sistem Pembakaran Efisien

Injeksi bahan bakar langsung adalah teknologi yang memungkinkan bahan bakar disemprotkan langsung ke ruang bakar dengan tekanan tinggi. Hal ini menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna dan efisien, sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Selain itu, tim ITS juga menggunakan sistem pembakaran yang efisien untuk memastikan bahwa setiap tetes bahan bakar terbakar dengan sempurna. Sistem ini mengoptimalkan campuran udara dan bahan bakar, serta mengatur waktu pengapian dengan tepat untuk menghasilkan tenaga yang maksimal dengan konsumsi bahan bakar yang minimal. Kombinasi injeksi bahan bakar langsung dan sistem pembakaran efisien ini telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan efisiensi mesin mobil ITS.

Fakta 3: Material Ringan untuk Mengurangi Bobot Kendaraan

Bobot kendaraan memiliki pengaruh yang besar terhadap efisiensi bahan bakar. Semakin ringan kendaraan, semakin sedikit energi yang dibutuhkan untuk bergerak. Oleh karena itu, tim ITS menggunakan material ringan seperti serat karbon dan aluminium untuk mengurangi bobot mobil. Penggunaan material ringan ini memungkinkan mobil ITS untuk melaju dengan lebih mudah dan menggunakan lebih sedikit bahan bakar. Meskipun ringan, material-material ini tetap kuat dan tahan lama, sehingga menjamin keamanan dan keandalan mobil. Penggunaan material ringan adalah salah satu strategi penting yang diterapkan oleh tim ITS untuk mencapai efisiensi bahan bakar yang optimal. Ilustrasi detail mesin mobil hemat energi ITS yang menunjukkan teknologi injeksi bahan bakar langsung dan sistem pembakaran efisien.

BACA   10 Bocoran Revolusioner: Desas-Desus Xiaomi 17 Ultra, Bakal Jadi Smartphone Android dengan Spek Kamera Tak Terkalahkan!

Serat Karbon dan Aluminium: Pilihan Material Cerdas

Serat karbon dan aluminium adalah dua jenis material ringan yang sering digunakan dalam industri otomotif untuk mengurangi bobot kendaraan. Serat karbon memiliki kekuatan yang sangat tinggi namun bobotnya sangat ringan, sehingga ideal untuk digunakan pada bodi dan rangka mobil. Aluminium juga merupakan material yang ringan dan kuat, serta memiliki sifat tahan korosi yang baik. Tim ITS memilih serat karbon dan aluminium sebagai material utama dalam pembuatan mobil mereka karena kedua material ini menawarkan kombinasi yang optimal antara kekuatan, ringan, dan daya tahan. Pilihan material yang cerdas ini telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pengurangan bobot mobil dan peningkatan efisiensi bahan bakar.

Fakta 4: Uji Coba yang Ketat dan Terukur

Rekor 592 km/liter tidak diraih secara instan. Tim ITS melakukan serangkaian uji coba yang ketat dan terukur untuk memastikan bahwa mobil mereka benar-benar efisien. Uji coba dilakukan dalam berbagai kondisi, termasuk di jalan raya dan di laboratorium, untuk mengukur konsumsi bahan bakar, kecepatan, dan emisi gas buang. Data yang diperoleh dari uji coba ini digunakan untuk terus menyempurnakan desain dan teknologi mobil. Proses uji coba yang ketat dan terukur ini memastikan bahwa rekor 592 km/liter yang diraih oleh tim ITS benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Uji coba yang berkelanjutan adalah kunci untuk mencapai inovasi dan efisiensi yang optimal.

Pengukuran Konsumsi Bahan Bakar yang Akurat

Salah satu aspek penting dalam uji coba mobil hemat energi adalah pengukuran konsumsi bahan bakar yang akurat. Tim ITS menggunakan peralatan yang canggih untuk mengukur jumlah bahan bakar yang digunakan oleh mobil dalam setiap uji coba. Pengukuran dilakukan secara teliti dan berulang-ulang untuk memastikan bahwa data yang diperoleh akurat dan dapat diandalkan. Data konsumsi bahan bakar ini kemudian digunakan untuk menghitung efisiensi bahan bakar mobil dalam satuan kilometer per liter (km/liter). Pengukuran konsumsi bahan bakar yang akurat adalah kunci untuk memvalidasi rekor 592 km/liter yang diraih oleh tim ITS.

Fakta 5: Strategi Mengemudi yang Cerdas

Selain teknologi mobil yang canggih, strategi mengemudi yang cerdas juga berperan penting dalam mencapai efisiensi bahan bakar yang optimal. Tim ITS melatih pengemudi mereka untuk mengemudi dengan teknik yang hemat energi, seperti menjaga kecepatan yang konstan, menghindari pengereman mendadak, dan memanfaatkan momentum. Pengemudi juga dilatih untuk membaca kondisi jalan dan mengantisipasi perubahan lalu lintas agar dapat mengemudi dengan lebih efisien. Strategi mengemudi yang cerdas ini memungkinkan mobil ITS untuk menempuh jarak yang lebih jauh dengan jumlah bahan bakar yang sama. Faktor manusia juga berperan penting dalam mencapai rekor 592 Km/Liter.

Menjaga Kecepatan Konstan dan Memanfaatkan Momentum

Menjaga kecepatan konstan adalah salah satu teknik mengemudi yang paling efektif untuk menghemat bahan bakar. Ketika kecepatan berubah-ubah, mesin harus bekerja lebih keras untuk mempercepat atau memperlambat kendaraan, sehingga meningkatkan konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, pengemudi ITS dilatih untuk menjaga kecepatan yang konstan sebisa mungkin. Selain itu, pengemudi juga dilatih untuk memanfaatkan momentum, yaitu energi yang dihasilkan oleh gerakan kendaraan. Dengan memanfaatkan momentum, pengemudi dapat mengurangi kebutuhan untuk menginjak pedal gas dan menghemat bahan bakar. Kombinasi antara menjaga kecepatan konstan dan memanfaatkan momentum adalah kunci untuk mengemudi dengan efisien dan menghemat bahan bakar.

Fakta 6: Dukungan Penuh dari ITS dan Mitra Industri

Pencapaian rekor 592 km/liter tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh ITS dan mitra industri. ITS menyediakan fasilitas, peralatan, dan sumber daya manusia yang memadai untuk mendukung pengembangan mobil hemat energi. Mitra industri juga memberikan kontribusi yang berharga dalam bentuk pendanaan, teknologi, dan mentoring. Dukungan dari berbagai pihak ini memungkinkan tim ITS untuk fokus pada inovasi dan pengembangan teknologi tanpa harus khawatir tentang keterbatasan sumber daya. Kolaborasi yang erat antara ITS, mitra industri, dan mahasiswa adalah kunci keberhasilan dalam mencapai rekor 592 Km/Liter. Ilustrasi tim mahasiswa ITS sedang melakukan uji coba mobil hemat energi di laboratorium dengan peralatan pengukuran yang canggih.

BACA   7 Strategi Hebat Menkomdigi Meutya Hafid: Kolaborasi Kunci Kelola Ruang Digital Indonesia!

Kolaborasi yang Erat untuk Inovasi Berkelanjutan

Kolaborasi yang erat antara ITS, mitra industri, dan mahasiswa menciptakan ekosistem inovasi yang kondusif. ITS menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka dan mewujudkannya menjadi produk nyata. Mitra industri memberikan dukungan teknis dan finansial, serta memberikan umpan balik yang berharga berdasarkan pengalaman mereka di lapangan. Kolaborasi ini memungkinkan tim ITS untuk mengembangkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Kolaborasi yang erat adalah kunci untuk inovasi berkelanjutan dan pencapaian rekor-rekor baru di masa depan. ITS terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem inovasi dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di pasar global.

Fakta 7: Inspirasi untuk Masa Depan Transportasi Berkelanjutan

Rekor 592 km/liter yang diraih oleh ITS bukan hanya sekadar pencapaian teknis, tetapi juga merupakan inspirasi untuk masa depan transportasi berkelanjutan. Rekor ini menunjukkan bahwa mobil dengan efisiensi ekstrem bukanlah sekadar impian, melainkan sesuatu yang bisa diwujudkan melalui inovasi dan kerja keras. Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi para peneliti, pengembang, dan pembuat kebijakan untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Masa depan transportasi berkelanjutan ada di tangan kita, dan ITS telah memberikan contoh yang gemilang tentang bagaimana kita dapat mencapainya. Rekor 592 Km/Liter ITS bukan sekadar angka, tetapi sebuah langkah besar menuju masa depan transportasi yang lebih baik.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Rekor 592 Km/Liter ITS

  1. Apa itu mobil hemat energi ITS?
    Mobil hemat energi ITS adalah mobil yang dirancang dan dibuat oleh tim mahasiswa ITS dengan tujuan mencapai efisiensi bahan bakar yang ekstrem. Mobil ini menggunakan berbagai teknologi canggih dan material ringan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang.
  2. Bagaimana ITS mencapai rekor 592 km/liter?
    ITS mencapai rekor 592 km/liter melalui kombinasi desain mobil yang aerodinamis, teknologi mesin yang sangat efisien, penggunaan material ringan, uji coba yang ketat, strategi mengemudi yang cerdas, dan dukungan penuh dari ITS dan mitra industri.
  3. Apa manfaat dari mobil super irit seperti ini?
    Manfaat dari mobil super irit seperti ini antara lain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, mengurangi emisi gas buang, menghemat biaya transportasi, dan mendorong inovasi di bidang teknologi otomotif.
  4. Apakah teknologi ini bisa diterapkan pada mobil komersial?
    Beberapa teknologi yang digunakan pada mobil hemat energi ITS sudah diterapkan pada mobil komersial, seperti injeksi bahan bakar langsung dan material ringan. Namun, untuk mencapai efisiensi yang ekstrem seperti 592 km/liter, dibutuhkan pengembangan lebih lanjut dan integrasi berbagai teknologi secara optimal.
  5. Apa rencana ITS selanjutnya setelah mencapai rekor ini?
    ITS akan terus melakukan riset dan pengembangan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang. ITS juga akan terus berpartisipasi dalam kompetisi mobil hemat energi dan berbagi pengetahuan dengan para peneliti dan pengembang lainnya.
  6. Di mana saya bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang mobil hemat energi ITS?
    Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang mobil hemat energi ITS di situs web resmi ITS https://www.its.ac.id/ atau melalui media sosial ITS.

Kesimpulan

Rekor 592 km/liter yang diraih oleh ITS adalah pencapaian yang luar biasa dan membanggakan. Rekor ini bukan sekadar angka, tetapi sebuah bukti nyata bahwa inovasi dan kerja keras dapat menghasilkan solusi transportasi yang lebih berkelanjutan. ITS telah membuktikan bahwa mobil bisa super hemat melalui uji coba terbaru dan pengembangan teknologi yang canggih. Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi para peneliti, pengembang, dan pembuat kebijakan untuk terus berinovasi dan menciptakan masa depan transportasi yang lebih baik. ITS terus berkomitmen untuk menjadi pelopor inovasi di bidang otomotif dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. Rekor 592 Km/Liter ITS bukan sekadar angka, tetapi sebuah langkah besar menuju masa depan transportasi yang lebih baik. [GANTI2]

Post Views: 0
Seedbacklink
©2026 Nesabatechno | Design: Newspaperly WordPress Theme